Sunday, September 22, 2013

JAGUNG

Sebenarnya kebutuhan akan nasi untuk masyarakat kita bisa digantikan oleh beberapa bahan pangan lain seperti singkong, jagung, sagu, dll. Khususnya jagung, ia mengandung serat yang baik untuk meringankan gangguan pencernaan, seperti mencegah sembelit, wasir dan bahkan menurunkan risiko kanker usus besar. Kandungan gula pada jagung juga sangat rendah kalori sehingga relatif aman untuk penderita diabetes. Foto aneka makanan jagung dan bahan singkong khas Ngalaman di Car Free Day Jalan Ijen, oleh Aditya GP.

Wednesday, September 18, 2013

MEMERATAKAN RASA MEMILIKI

Beberapa waktu lalu seorang teman prihatin melihat Ranu Pane yang terlihat agak kotor karena sampah plastik yang dibuang begitu saja. Orang-orang tak bertanggung jawab itu pasti tidak punya rasa kepedulian dan kesadaran lingkungan. Betapa dia tidak sadar dekat dengan anugerah alam terbaik, hanya menikmati tapi tidak ikut menjaga dan peduli. Perlu dipertanyakan apakah orang2 itu "orang Indonesia" apa bukan?Sang teman yang prihatin itupun yang akhirnya dengan sukarela membersihkan beberapa sampah yang ditemui. (Foto by Joko Tebon)

Sunday, September 15, 2013

NYAI PUTUT

Sebuah permainan rakyat tempo doeloe
Nyai Putut, boneka berkepala batok kelapa, berbadan keranjang bambu yang biasanya untuk mencari rumput.
Ditandu 4 orang, dilakukan sehabis panen atau waktu bulan purnama.
Lalu diiringi tabuhan ala kadarnya
"Nyai Putut nggendong pari
 Muduno dadi widodari..."
Permainan ini sudah jarang ditemui, bentuk budaya yang perlu dilestarikan. Menurut beberapa orang, permainan ini bisa menyeimbangkan antara otak kiri dan kanan, antara rasio dan tuntunan hati. https://www.facebook.com/pages/Majalah-Malang-Timur/115366221904051
(Takim Banteng Galogojati)

Friday, September 13, 2013

TOPENG TUMPANG TEMPO DOELOE

Topeng Malangan yang ada di wilayah Glagah Dowo kecamatan Tumpang, kabupaten Malang pernah mengalami masa-masa cemerlang hingga tahun 1980-an. Beberapa tahun kemudian topeng malangan dan termasuk budaya laiinnyatermasuk ludruk dll. mengalami kemunduran di dunia pentas panggungnya. Kini banyak orang sudah mulai merindukan kebudayaan negeri sendiri ini menjadi tuan rumah di tanah air. (foto by Yudit Perdananto http://ijttumpang.blogspot.com/2013/09/topeng-tumpang-tempo-dulu.html)

Thursday, September 12, 2013

TEMPE, MAKANAN RAKYAT HILANG?

Sudah saatnya pemerintah beserta aparat terkait mulai memperhatikan dan "melihat dengan benar", bagaimana mungkin negeri yang kaya lahan dan subur ini bisa sampai tidak memperhatikan bidang agrarisnya. 
Kita harus bercermin pada negara2 yang sudah maju seperti Jerman,dll yang mendapat jatah lebih sedikit matahari, justru berinvestasi besar-besaran membuat pembangkit listrik tenaga surya.
Jepang negara yang tanahnya tidak sesubur Nusantara justru berinovasi membangun pertanian. Ironis justru negara yang sangat subur dan berpotensi alam yang luar biasa malah impor bahan makanan, bahkan makanan rakyat sekelas tempe. Dan sinar matahari yang bersinar 12 jam sehari energinya dibiarkan berlalu begitu saja, malah BBM kita tergantung dari minyak bumi. Kita harus mulai mandiri, kita harus memilih pemimpin yang tepat dan visioner, yang berani memaparkan program bukan memaparkan foto diri dengan baliho besar. Yang berani membuat terobosan kemajuan nyata, bukan berani janji dan berorasi semata. Masa depan anak-anak kita ditentukan sekarang. (Foto by Aditya Galuh Prakiswo)

Wednesday, September 11, 2013

PENTAS SENI & PANGGUNG GEMBIRA



Malam ini, 8 September 2013 sedang diadakan puncak acara peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-68 di RW 01 kelurahan Tunjung Sekar Malang.Tarian pembuka yang sedang ditampilkan adalah tari Remo sebagai sambutan selamat datang. Acara ini bertajuk Pentas Seni dan Panggung Gembira. Acara ini bertujuan untuk mengolah kreativitas masyarakat dan melestarikan kebudayaan daerah sebagai perwujudan rasa cinta tanah air.(marZ)
https://www.facebook.com/pages/Majalah-Malang-Timur/115366221904051